11/08/2015

Pembahasan soal Gelombag Stasioner buku Marthen Kanginan kelas XII

Saya aka meyapa semuanya terlebih dahulu. Assalamu’alaikum ww. Salam fisika untuk kita semua, saya akan berbagi kepada adek-adek siswa maupun kepada bapak/ibu guru tentang pembahasan soal Gelombag Stasioner buku Fisika Marthen Kanginan kelas XII.

(Soal no 12). Sebuah balok dengan panjang 120 cm dijepit dengan kuat tepat ditengahnya. Ternyata diantara ujung bebas dan bagian balok yang yang dijepit terjadi gelombang stasioner seperti pada gambar. Frekuensi resonansi sehubungan dengan gelombang stasioner tersebut adalah 9 kHz. Tentukan cepat rambat gelombang pada balok. DOWNLOADPEMBAHASAN NO 12 - 15
(Soal no 13). Jarak antara dua perut yang berdekatan pada sebuah gelombang stasioner adalah 20 cm. Tentukan cepat rambat gelombang jika frekuensinya 800 Hz.
(Soal no 14.) Dua gelombang sinus berjalan dalam arah yang berlawanan. Keduanya berinterferensi menghasilkan suatu gelombang stasioner yang dinyatakan dengan Persamaan y = 2,5 sin (0,6x) cos 300t , dengan x dalam meter dan t dalam sekon tentukan amplitudo, panjang gelombang, frekuensi, dan cepat rambat gelombang sinus tersebut.
(Soal no 15). Suatu gelombang stasioner dibentuk oleh interferensi dua buah gelombang, masing-masing beramplitudo π cm, k = π/2 cm1 dan ω=10π rad/s . Hitunglah jarak antara dua perut yang berurutan.
Pembahasan soal silahkan adek-adek siswa bapak/ibu guru Download gratis disini dalam format doc.
Setelah adek-adek siswa bapak/ibu DOWNLOAD silahkan pelajari denga seksama, saya berharap adek-adek siswa bapak/ibu bisa lebih paham setelah membahasnya.
Bagaimana, mudahkan fisika itu.

Jika ada kesalaha silahka koreksi dan komentar kepada saya melalui laman komentar atau email saya di .....

10/08/2015

Percobaan Efektifitas Bidang Miring

Bidang miring memiliki banyak sekali keuntungan dan manfaat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah pada pengangkatan beban.
Apa Yang Kamu Butuhkan?
·         Beban, bisa berupa botol berisi air
·         Bidang miring, bisa berupa buku besar atau papan yang dimiringkan
·         Pegas yang cukup besar
·         Penggaris 30 cm
Cobalah Ini:
Ikatkan beban pada pegas. Pastikan pegas cukup kuat untuk menahan beban (tidak terenggang cukup jauh). Perlahan-lahan, angkatlah pegas yang sudah diikat beban hingga beban terangkat dari permukaan tanah. Ukurlah panjang pegas sekarang.
Sekarang, posisikan beban pada bidang miring yang telah dibuat. Kemudian tarik perlahan-lahan dari atas bidang miring hingga beban terangkat dari permukaan tanah. Ukurlah panjang pegas sekarang.
Bandingkanlah hasil pengukuran panjang pegas.
Apa yang terjadi?
Ketika kamu mengangkat pegas ke atas, kamu dapati panjang pegas yang dihasilkan lebih panjang daripada ketika kamu menggunakan bidang miring. Artinya, kamu menggunakan gaya yang lebih besar ketika kamu mengangkat beban langsung keatas. Tapi jika kamu menggunakan bidang miring, kamu menggunakan gaya yang lebih kecil. Sehingga kita merasa lebih ringan. Penggunaan bidang miring ini sudah banyak digunakan pada saat kamu ingin memasukkan lemari besar kedalam truk. Kamu akan menggunakan papan yang dimiringkan kedalam truk daripada harus menggotongnya beramai-ramai.